Loading...
Selasa, 01 November 2011

Review Asus Sabertooth X58



Meski didesain untuk server dan workstation dengan durabilitas tinggi, bukan berarti produk ini meninggalkan kemampuan gaming dan overlocking
Meski telah hadir generasi baru chipset seri 6, bukan berarti chipset sebelumnya langsung mati. Intel X58 tetap merupakan chipset kelas atas dari generasi prosesor Nehalem yang ketangguhannya masih layak disanding dengan prosesor terkini (baca: Sandy Bridge). 

Asus Sabertooth X58 hadir dengan feature mewah yang memiliki keunggulan untuk penggunaan jangka panjang. Dengan memanfaatkan desain pendingin pada chipset berdesain khusus, seri ini diklaim akan mampu menghalau panas secara optimal. 

Desain pendinginan terbaru ini meliputi eknologi CeraM!X Heatsink Coating. Teknologi ini menggunakan penggunaan bahan keramik yang revolusioner pada permukaan dan komponen penting motherboard untuk memastikan ketahanan dan pelepasan panas yang lebih baik. Embel-embel nama TUF (The Ultimate Force) menegaskan bahwa motherboard ini menawarkan stabilitas dan durabilitas server atau workstation. 

Chipset Intel X58 bisa digunakan pada prosesor Nehalem Intel Core i7 hingga seri Extreme Edition yang menggunakan soket LGA1366. Dukungan triple channel pada memori bisa berfungsi hingga kapasitas 24 GB. Kemewahan feature juga ditunjukkan dengan kompatibilitas terhadap dukungan kartu grafis ganda yang bisa digunakan pada modus SLI dan CrossFireX. Juga terdapat dukungan terhadap port SATA3 6 Gbps serta eSATA2 3 Gbps, dengan bantuan chip NEC. Disertakan pula dua port USB3.0 pada panel belakang. 

Meski ditujukan untuk penggunaan jangka panjang bagi server atau workstation, Asus tetap menampilkan beberapa kemampuan overclocking dan gaming.
Skor benchmark dari hasil uji menunjukkan kinerja yang tangguh dan stabil. Tanpa memanfaatkan fasilitas overclock, peningkatan base clock yang kami lakukan  mampu menembus angka 200 MHz, sebuah capaian yang bagus untuk metode sederhana yang kami lakukan.
(Dayu Akbar--Kontributor)
****
Sebagai produk highend, Asus Sabertooth merupakan pilihan yang tepat untuk PC dengan kinerja tangguh serta daya tahan tinggi. Dengan feature yang ada, motherboard ini cocok untuk memenuhi kebutuhan kelas berat mulai dari server, overclock hingga games terbaru. Harga yang tergolong tinggi memang sepadan dengan kinerja dan feature. Jadi bisa dibilang Sabertooth X58 memang bukan motherboard untuk pengguna biasa.
Hasil  Pengujian 

SYSmark 2007 Preview 1.06 Rating
164
SiSoft Sandra 2010 SP3 (Dhrystone ALU)
70 GIPS
Cinebench R11,5
4,35
PCMark Vantage Pro 1.0.2.0
5152 PCMarks
3DMark Vantage Pro 1.0.2
P10600
STALKER Call of Pripyat (avg)
74,67 fps
Encoding Video
5 menit 9 detik
Encoding Audio
1 menit 34 detik
FSB Maksimum
13 x 200 MHz

Platform Uji:
Prosesor Intel Core i7 920 2,67 GHz, memori Kingston DDR3-1066 2 GB, kartu grafis Asus Radeon HD 4870 512 MB GDDR5, harddisk Seagate Barracuda 7200RPM 320GB, PSU Silverstone OP700, Windows Vista Ultimate SP2

Spesifikasi Asus Sabertooth X58

Tipe prosesor
Intel Core i7/i7 Extreme (Socket LGA1366)
Chipset
Intel X58+ICH10R
Memori
6 DDR3-1066/1333/1600/1800/1866 tiga kanal maks. 24 GB
Kartu grafis
2x PCI Express x16 (x16, x16)
Slot ekspansi
1x PCI Express x4, 2x PCIe, 1x PCI
Storage
6x SATA2, 2x SATA3, 2x eSATA3
RAID (SATA2/SATA3)
RAID 0, 1, 5, 10 / 0 dan 1
Chip suara
Realtek ALC892 (8 kanal)
Chip jaringan
Realtek RTL 8110SC (gigabit)
Dimensi PCB
ATX, 30,5x24,4 cm
I/O
1 x PS/2 Keyboard/Mouse
1 x Optical SPDIF Output
1 x FireWire
1 x LAN
6 x USB2.0
2 x USB3.0
1 x eSATA2
1 x Power eSATA2
1 x 6in1 audio
Garansi
2 tahun
Situs web
Harga kisaran*
US$315

*Astrindo Senayasa, (021) 612-1330  Minggu pertama Juli 2011 

Lebih dingin
Area socket LGA1366 dikelilingi heatsink dan dikombinasikan dengan komponen TUF diklaim mampu menghantar panas lebih baik.  





Kapasitas memori   
Dukungan memori hingga triple channel dengan kapasitas 24 GB sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan komputasi mewah hingga beberapa tahun mendatang. 



Lapisan keramik Chipset Intel X58 menghasilkan panas saat kondisi  berbeban penuh (full-load) atau saat di-overclock. Penggunaan teknologi lapisan keramik mampu mengatasi hal tersebut.


  



Plus     : Kinerja tangguh; heatsink berteknologi lapisan keramik; dukung hingga CrossFireX dan SLI; dukungan USB3.0 dan SATA3; mampu di-overclock.
Minus : Tidak menyertakan bridge untuk metode 3-way.

Skor Penilaian

- Kinerja           : 3,93
- Fasilitas         : 4,3
- Kemudahan   : 4
- Harga             : 3,5
- Skor Total      : 3,98

Sumber : www.infokomputer.com

0 comments:

Posting Komentar

 
TOP